Puisi dari Ibu


BEST GIFT EVER

PUISI DARI IBU

HADIAH LOLOS SNMPTN 2016

HADIAH ANTI MAINSTREAM

HADIAH TANPA MATERI

HADIAH DARI HATI

HADIAH TERBAIK SEPANJANG HIDUPKU

HADIAH YANG TAK DAPAT DIGANTIKAN OLEH APAPUN

HADIAH DARI MALAIKAT YANG DITITIPKAN ALLAH UNTUKKU

TERIMA KASIH IBU

TERIMA KASIH SUPERMOM

I LOVE YOU

YOU ARE MY SUNSHINE

MISS YOU SO MUCHHHHHH

#edisianakkost #edisikangenibu

Kinanthi Barru : Sebuah Perjalanan

Oleh Sri Hartati

Lewat delapan bulan seabad silam

kau sapa mayapada dengan lengkingan tangis

bangunkan embun menyambut matahari

di bulan yang torehkan sejarah kelam negeri

tempatmu berpijak

Kinanthi Barru nama yang selalu mengiringi

langkahmu sebagai simbol menyatunya dua

insan dengan harap menjadi sosok yang baik

dalam segala hal

Merangkak pada keluarga yang tak bergelimang

kemewahan menaungimu dalam setiap jejak harap

tumbuh kembang ketika haus menggelegak atas

penjelajahan dunia tak mampu puaskan dengan

lembaran kertas berpagut tinta yang memudar

dalam cahaya lentera yang mengelam

Api itu tetap membakar jiwamu

melontarkan pepatah dan pythagoras tanpa rupa

menjadi abu yang menggosok dinding pengetahuan

hingga terdampar kau di pulau keinginan

Hari ini kau dekap semua mimpi dalam

senyum yang masih sisakan misteri

Sidanegara, 10 Mei 2016

Contoh Tembang Dhandhanggula


Saben esuk kudu tangi gasik

Lan aja lali ngresiki kamar

Yen wis siap kabehane

Njur pamit marang biyung

Njur kuwi langsung mangkat

Supaya ora telat

Lan dukani guru

Yen wis tekan ing sekolah

Sing temen sinau lan anggolet ngelmu

Supaya urip bungah (Ceria Septi P)

 

Seyogianya putra lan putri

Dadiya wong sing ngaweh tuladha

Dadiya sukses gedhene

Miturut wong tuwamu

Marang wong tuwa kudu bekti

Nganti tekan diwasa

Kowe kudu nggugu

Yen pengin mlebu suwarga

Dibarengi rajin solat lan ngaji

Dadine wong sing takwa (Kinanthi B)

 

Kabeh pengin sukses kaya iki

Nanging kudu dilantari donga

Dibarengi usahane

Kudu merangi nepsu

Aja kegawa nepsu iblis

Manut marang wong tuwa

Kabeh kuwi mau

Kudu bias dilakokna

Kudu diniati saka njero ati

Lan cekel kasuksesan (Anugrah R F)

 

Nalika sukses ya aja lali

Aja lali marang Gusti Allah

Aja mikir duniane

Mbok mikir akheratmu

Mula sodakoh ming sesami

Mbantu marang wong tuwa

Uga sedulurmu

Kacang ninggali lanjaran

Aja dadi manungsa sing kaya kuwi

Ben uripmu barokah (Raya Tri S)

 

Geguritan Kanthi Tema “Lingkungan” lan “Agama”


Sugeng ndalu kanca-kanca. Ing wayah punika kula badhe nge-post geguritan kanthi tema lingkungan lan agama. Ditunggu komennya di bawah ya ūüėÄ

INDONESIA

Indonesia kuwi endah tenan

Endah segarane, endah kahanane

Wit-witan kang subur

Kajembar saka Sabang nganti Merauke

Kahanan iki kudu dirumat

Dirumat saka siki

Dening para generasi enom

Supaya anak lan putu

Bisa ngrasakake segering angin

Ing bumi Indonesia iki

Wit-witan kang subur tambah subur

Sawah kang ijo tambah ijo

Ngasilake panen kang makmur

Sing dadi panguripane anak putu

 

PITUTUR SAKA SIMBAH

Kowe kuwi

Manungsa Gusti kang Maha Suci

Putu kang dakarep-arepake

Dening simbah sing tuwa iki

Putuku

Kowe kudu eling

Marang Gusti kang Murbeng Dumadi

Tansah ngibadah awan wengi

Salat lima wektu kudu ditepati

Donga uga kudu diwiwiti

Kanthi panjaluk sing dipengini

Kabeh mau

Kanggo sangu urip

Urip kepenak, mlebu swarga

 

 

Puisi Huruf Braille


Braille

images

Di negeri Eiffel kau terlahir

Di negeri itu pula kau terinfeksi

Akibat peralatan kuda ayah

Merenggut bintik hitam penglihatmu

     Sebelum kau persembahkan karyamu

     Kau analisis metode Kapten Prancis

     Kau temukan tanda baca notasi musik

¬† ¬† ¬†Beratus titik garis ‘tuk kalimat

Titik titik menyembul dari kayu

Kau persembahkan karyamu

Tuk mereka

Yang tak bisa menikmati indahnya dunia

     Karyamu terabaikan

¬† ¬† ¬†Tapi…

     Kau gigih menyebarkannya

     Hingga beribu orang buta

     Dapat membacanya

Kau tinggalkan dunia fana ini

Karna tuberkulosis

Gerogoti tubuhmu

Mengapa bahan makanan lebih awet jika direndam dengan larutan garam dan gula?


  1. Bahan makanan lebih awet jika direndam dengan larutan gula/garam

Osmosis yang terjadi juga bisa kita amati pada peristiwa lainnya. Pada pengawetan bahan makanan dengan larutan gula/garam yang dilakukan di rumah merupakan contoh lain dari penerapan tekanan osmotik.

a. Larutan gula

Penambahan gula adalah suatu proses pengolahan yang dilakukan dengan cara pemberian gula dengan tujuan untuk mengawetan karena air yang ada akan mengental pada akhirnya akan menurunkan kadar air dari bahan pangan tersebut. Konsentrasi gula yang ditambahkan minimal 40% padatan terlarut sedangkan di bawah itu tidak cukup untuk mencegah kerusakan karena bakteri, apabila produk tersebut disimpan dalam suhu kamar atau normal (tidak dalam suhu rendah). Contoh makanan dengan pengawetan pemanisan adalah manisan buah. Perendamanan manisan tersebut akan membuat kadar gula dalam buah meningkat dan kadar airnya berkurang. Hal tersebut membuat larutan gula menjadi larutan hipertonik karena konsentrasi gula lebih tinggi dari konsentrasi pelarutnya. Apabila terdapat bakteri di larutan hipertonik, maka air akan keluar dari sel bakteri menuju larutan yang lebih pekat yaitu larutan gula.  Karena cairan dalam tubuh bakteri yang berkonsentrasi rendah dan pelarutnya (air) keluar dari tubuh bakteri sehingga sel bakteri mengkerut dan kehilangan fungsinya. Proses ini disebut krenasi. Akibat dari proses krenasi, bakteri akan menjadi rusak dan hancur, sehingga bahan makanan yang dicampurkan dengan larutan gula dapat terhindar dari bakteri yang merusak isi kandungan bahan makanan tersebut, sehingga makanan itu tidak cepat membusuk/basi.

b. Larutan garam

Garam dapur (NaCl) sejak lama sudah digunakan sebagai bahan penambah rasa dan bahan pengawet. Sehingga garam banyak digunakan dalam industri pangan termasuk juga dalam pengawetan ikan. Garam dengan konsentrasi rendah berfungsi sebagai pembentuk cita rasa, sedangkan dalam konsentrasi cukup tinggi mampu berperan sebagai pengawet. Garam akan terionisasi dan menarik sejumlah molekul air, peristiwa ini disebut hidrasi ion. Jika konsentrasi garam makin besar, maka makin banyak ion hidrat dan molekul air terjerat. Aktivitas garam dalam menarik air ini erat kaitannya dengan peristiwa plasmolisis, dimana air akan bergerak dari konsentrasi garam rendah ke konsentrasi garam tinggi karena adanya perbedaan tekanan osmosis.

Efek pengawetan garam (NaCl) karena kekuatan ion Cl sebagai pengawet, reaksi oksidasi reduksi dan reaksi enzymatis. Kelarutan NaCl dalam air menyebabkan kelarutan O2 dalam air menurun, menyebabkan denaturasi protein sehingga aktifitas enzym berkurang. Garam berperan sebagai penghambat selektif pada mikroorganisme pencemar tertentu.

Efek dari garam sebagai pengawet adalah sifat osmotiknya yang tinggi sehingga memecahkan membaran sel mikroba, sifat hidroskopisnya menghambat aktifitas enzym proteolitik dan adanya ion Cl yang terdisosiasi. Bila mikroorganisme ditempatkan dalam larutan garam pekat (30-40%), maka air dalam sel akan keluar secara osmosis dan sel mengalami plasmolisis serta akan terhambat dalam perkembangbiakannya. Sehingga dengan peristiwa tersebut larutan garam dapat menghambat pembusuk makanan.